HomeArtikel

Backlink ke Homepage atau Artikel yang lebih Baik

Like Tweet Pin it Share Share Email
Backlink ke Homepage atau Artikel

Dalam dunia SEO mungkin banyak sekali cara yang harus dilakukan agar web atau blog kita bisa terindex menjadi nomor satu atau setidaknya muncul pada halaman pertama pada halaman pencarian google dan sebagainya. Namun untuk bisa menjadi seperti itu bukanlah seperti membalik telapak tangan. Perlu ada usaha yang tidak mudah dan singkat. Perlu proses waktu yang cukup lama serta kesabaran. Salah satunya adalah mendapatkan Backlink.


Backlink seringkali menjadi sebuah penanda bahwa web atau blog kita dipercaya baik oleh google dan mesin pencari lainnya serta oleh para penulis blog atau website lainnya. Karena mereka menautkannya pada web atau blog kita backlink tersebut. Namun ada beberapa pertanyaan yang sering hadir di permukaan seperti berikut ini.

Lebih Baik mendapatkan Backlink Menuju Homepage ataukah Artikel pada Blog ? 

Pada tulisan “Backlink ke Hompage atau artikel blog” kali ini kita akan diskusikan lebih lanjut dengan tujuan supaya bisamemberitahu kita mengenai hakikat dari sebuah backlink. Jadi apakah lebih baik backlink tersebutdiarahkan menuju Homepage atau artikel blog yang lebih baik dalam penerapannya..

Backlink sendiri biladiartikan dalam makna yang sederhana ialah sebuah tautan. Atau bila maknanya dilebih sederhanakan lagi itu adalah artinya sebuah kado hadiah. 

Kenapa Hadiah ? Karena Backlink sendiri akan diarahkan oleh sebuah blog menuju blog lain yang jadi rujukannya.

Contoh, Blog SEO ini membuat suatu artikel yang berisi atauterkandung sebuah gambar. Nah, foto itu merupakan foto yang diambil dari halaman blog lain. Maka sebagai bentuk terimakasih kami karena kami telah diizinkan untuk mengcopy gambar itu maka kami memasang link yang menuju ke blog pemilik dari gambar. Jadi, disini kami memberikan hadiah Link yang tertuju pada blog orang lain tersebut.
Blog itu sendiri dibagi jadi dua, yaitu blog dengan backlink dofollow dan blog dengan backlink nofollow.

Bila kita belum paham benar mengenai kedua istilah tersebut, Dofollow dan Nofollow maka Silahkan kita terlebih dahulu membaca referensi mengenai penjelasan Perbedaan antara Backlink Dofollow serta Nofollow.

Sekarang kita akan masuk dalam pembahasan mengenai Backlink itu lebih baik untuk diarahkan ke Homepage ataukah Artikel ?
Untuk membahas mengenai permasalahan ini tiap blogger mempunyai pendapatnya masing-masing. Tapi, kita coba merangkumnya pada kalimat yang sederhana, yaitu “Backlink itu diarahkan ke Homepage jika Blog itu masih baru sedang backlink yang diarahkan pada Artikel jika blog sudah mendapat popularitas”.

Kenapa Blog yang masih baru tersebut lebih baik dicari backlink yang menuju homepage?Homepage itu diibaratkan jadi sebuah rumah, sedangkan artikel yang ada didalamnya merupakan perabotan rumah. Bila kita mendirikan sebuah rumah di suatu kota serta ingin memperkenalkannya pada warga sekitar, maka yang kita tunjukkan itu adalah alamat rumah ataukah nama-nama perabotan yang ada di dalam rumah kita ?
Pasti jawabannya yaialah alamat rumah.

Alamat rumah ini ada untuk mempermudah untuk diketahuinya rumah itu kepada khalayak umum. Bila rumah itu sudah banyak diketahui masyarakat maka bolehlah jika sang pemilik itu memperkenalkan perabotan-perabotan yang beradadidalamnya. Begitu juga dengan Homepage di blog. Homepage sendiri adalah gambaran general dari isi atau artikel. Jadi, sebelum kita memperkenalkan artikel maka sungguh alangkah baiknya bila homepagenya terlebih dulu yang dipasarkan.

BilaHomepage telah mendapatkan popularitas atau (backlink yang sudah banyak) maka langkah yang selanjutnya ialah mempopularitaskan artikel yang ada didalamnya dengan cari backlink yang mengarah menuju artikel tersebut.

Untuk bisa mendapatkan backlinkitu memang mudah, untuk menjadikannya sulit ialah bagaimana cara supaya mendapatkan backlink yang memangberkualitas. Oleh karena itu, untuk mengetahui bagaimana cara untuk mendapatkan backlink yang berkualitas, silahkan baca kembali referensi mengenai backlink berkualitas itu seperti apa.

Wait to another story article….

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *