HomeArtikel

Apa itu Hepatitis C . . ?

Like Tweet Pin it Share Share Email

DSC_09781

Istilah hepatitis adalah radang hati, yang bisa disebabkan oleh zat kimia, obat bius, terlalu banyak minum alkohol atau juga beberapa jenis virus.

Hepatitis C atau "Hep C" disebabkan oleh virus hepatitis C. Virus yang lain yang menyebabkan peradangan hati selain Hepatitis C adaLah Hepatitis A dan B. Cara penularannya juga berbeda, untuk pencegahan Hep A dan B sudah bisa didapatkan vaksin, tetapi belum ada vaksin untuk pencegahan hepatitis C. Virus hepatitis C ditularkan melalui kontak darah yang di dalamnya terdapat virus hep C.

Banyak mitos yang terjadi tentang penularan Hep C tetapi disini ada 2 resiko cara penularan yang berisiko tinggi :

  • Alat medis yang tidak steril
  • Alat tradisionaL dengan cara menindik tubuh
  • Alat suntik yang tidak steril yang teLah digunakan orang lain, steroid, tato
  • Menindik tubuh dengan alat tindik yang tidak steril.

Resiko rendah :

  • Luka tertusuk jarum bagi petugas kesehatan
  • Penularan ibu yang terinfeksi Hep C ke anak selama kandungan atau saat melahirkan
  • Transfusi darah dan produk darah, menggunakan barang orang lain yang kemungkinan ada darah yang tertinggal (misal pisau cukur dan sikat gigi), hubungan darah ke darah/luka selama hubungan seks
  • Luka tertusuk jarum yang tidak steril yang dibuang ditempat umum.

Selama ini kita selalu memberikan dan menerima informasi tentang bagaimana cara penularan, perawatan dan pengobatan HIV, tetapi yang kita lupa bahwa teman-teman pengguna NAPZA suntik bukan hanya berisiko pada HIV tetapi juga pada Hepatitis B dan C yang selama ini kita terlalu fokus pada permasalahan HIV di penasun.

Yang minim adalah informasi yang lebih mendalam terhadap masalah Hepatitis B dan C, yang itu sendiri masih kurang didapat oleh teman-teman penasun yang masih aktif dilapangan dan mungkin juga teman-teman yang bergerak dalam Penanggulangan melalui pengurangan dampak buruk pada HIV dan AIDS.

Karenanya informasi bagi konstituen hendaknya diberikan secara utuh dan merata, sesuai dengan risiko yang mungkin terjadi kepada mereka.

sumber: litbang Stigma

Comments (15)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *