HomeDunia Adiksi

Pengaruh Narkotika pada Seks, Kesehatan dan Kehidupan Sosial III

Like Tweet Pin it Share Share Email

Dampak Kesehatan

Banyak image yang memperlihatkan bahwa seorang pecandu hidup seperti manusia di ruangan yang gelap. Mereka mengatur sebisa mungkin hidupnya agar terlihat baik-baik saja (cieee kaya lagu Ratu aja ). Tetapi pada kenyataannya ribuan orang meninggal setiap tahunnya karena overdosis obat dan sebagaian besar mereka yang terinfeksi HIV karena pemakaian narkoba mamakai jarum suntik yang bergantian.

Beberapa pecandu menyuntikkan putauw hingga ratusan kali bahkan lebih pada tubuh mereka sehingga membengkak dan menjadikan ‘tanda’ yang tidak dapat hilang

Mengemudi di bawah pengaruh ganja atau LSD adalah sama berbahayanya dengan mengemudi dalam keadaan mabuk. Pecandu memiliki 3-4 kali kemungkinan lebih berisiko untuk menyebabkan / mengalami kecelakaan dibandingkan non pecandu.

Ekstasi (MDMA, sebuah turunan dari amphetamine) sangat populer di AS. Obat tersebut akan menyebabkan sebuah keadaan euforia (menyenangkan) dan surplus energi yang membuat Anda “bergerak” sepanjang malam. Orang-orang menyukai ini untuk sebuah keadaan rekreasional yang membutuhkan ketahan tubuh untuk sekedar kongkow berlama-lama.

Methamphetamine, obat adiktif kuat, yang efeknya dapat menghancurkan gigi Anda. Cara kerjanya dalam tubuh pecandu, itu menyebabkan pelepasan sejumlah besar dopamin, yang mengarah ke euforia khas. Efek jangka pendeknya termasuk terjaga ekstrim/alias melek terus, dorongan energi yang kuatdan kurangnya nafsu makan. efek jangka panjangnya termasuk tekanan darah tinggi, stroke dan gangguan jantung serius.

Meth, sering menyebabkan kerusakan penuh pada mulut dan seumur hidup pecandu akan memakai gigi palsu, yang dicirikan oleh kerusakan gigi merajalela dan gigi yang diakibatkan oleh pengguna meth; menghitam, ternoda, membusuk, hancur atau berantakan. Obat menghentikan aktivitas kelenjar ludah dan tanpa makanan, air liur menipiskan atau bakteri asam yang diproduksi di mulai mulut Anda melarutkan enamel gigi. Selain itu, konsumen obat mungkin mengabaikan kesehatan mulut mereka. Efek metamfetamin dapat bertahan hingga 12 jam, periode ketika kebersihan pribadi jelas diabaikan. Obat ini juga menyebabkan keinginan untuk minuman berkarbonasi tinggi.

Beuuuhh serem bener ya efek samping dari pemakaian zat-zat narkotikan bin narkoba. Tapi emang sampe separah itu gitu ya?

*menulis pagi sambil ditemani kue dan kopi hangat

Sumber: softpedia

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *