Paypal anda kena hack?


Pada hari Selasa tanggal 2 Juli 2014 yang lalu saya mendapatkan notifikasi pada email saya yang berisi bahwa telah terjadi transaksi sebesar $50, lalu saya segera login ke dalam email saya dan tiba-tiba email saya sudah terhapus dengan sendirinya. Lalu diikuti lagi masuk lagi notifikasi yang ke dua, kalau terjadi lagi transaksi sebesar $50 ke merchant yang sama. 

Bingung, marah, kacau pokoknya semua campur aduk di perasaan dan kepala ini. Lalu saya coba trace informasi siapa yang melakukan hack kepada Paypal saya, dan saya mendapatkan informasi sebagai berikut:
- Pelaku bernama Rahmat Jayasri
- No HP pelaku 082291144990
- Dan beberapa informasi lainnya yang saya tidak bisa share disini.

Lalu saya kemudia bersama teman-teman polisi melakukan komunikasi dengan pelaku dan akhirnya pelaku mengaku dan akan mengembalikan uang saya. Yang saya sadar betul dan ternyata sampai hari ini pelaku malah mematikan no HP nya dan tidak mengembalikan uang yang sudah dicurinya.

Saya pada saat itu segera melakukan klaim pada Paypal dengan report 'transaksi tanpa otorisasi'


Dan ternyata pada tanggal 11 Juli 2014 klaim saya diterima oleh Paypal dan uang yang hilang dikembalikan utuh oleh Paypal.


Alhamdulillah puji syukur ternyata 'semesta' masih memberikan kemenangan pada saya.

Semoga tulisan ini bisa menjadi pembelajaran juga bagi teman-teman semua.




Filosofi yang membuat pecandu bisa bertahan bersih


Dari pecandu oleh pecandu dan untuk pecandu, itu salah satu motto yang ada di Rumah Cemara. Itu adalah sebuah tempat komunitas yang kalo bahasa kerennya Community Support di Bandung, yang sampai kapanpun akan menjadi rumah dan menjadi bagian hidup saya. 

Banyak hal yang bisa dibahas kalo ngomongin RC, dari rehabilitasi nya sampai Homeless World Cup kemarin sebagai National Organizer.

Sebenernya diposting ini saya hanya ingin membahas sebuah filosofi yang dibuat oleh 4 resident pertama (sebutan untuk pasien rehabilitasi) di Rumah Cemara, yang masih selalu saya coba ingat-ingat dikepala, diresapi deh, dalem banget pastinya. Dan pastinya akan membuat kita (pecandu) bisa tetap bertahan 'bersih'.


Rumah Cemara

Tersesat Tak Tentu Arah
Dalam Cemas Dan Gelisah
Takut Dan Marah Dalam Nurani
Persaudaraan Hanya Kenangan
Kehangatan Penuh Halangan 
Menerima Adalah Kebesaran Jiwa
Mengubah Adalah Keberanian Hati
Perasaan Dan Pikiran Menjadi Kekuatan
Dalam Diri Untuk Melepaskan
Keyakinan Dan Kepercayaan Datang
Dengan Kebijaksanaan 
Niatan Tuhan Tidak Dapat Dipungkiri
Semua Terus Berjalan Seiring Dengan Waktu
Pemaafan Dan Penghargaan
Dalam Pengakuan
Dimana Kedamaian Datang Menenangkan

Keren banget kan temans?

Ada yang ingin berpendapat dari Filosofi Rumah Cemara ini? Monggo....

Credit to: Danan, Ichi, (alm Tolu), Anto




Ramai Berita Artis Pake Narkoba

Hari ini rame di berita - berita sampe ni twitter isi temlennya tentang Artis Rafi Ahmad Cs ditangkap melalui penyergapan oleh BNN pagi tadi (tgl 27 Jan '13) di rumahnya. Seliweran berita di tv dari gosip sampe headline kronologis penangkapannya. 

Di social media lebih geger lagi, mending kalau yang diceritain beritanya, tapi ini sampe ada kicauan di twitter yg bilang "welcome home raffi ahmad from janda to ganja". Ini apaan sih? Kayanya orang seneng banget liat orang kena musibah. Meskipun dia pake ganja kek, pake ekstasi kek, ya biarlah toh yang nikmatin dan dapet ganjarannya dia dan bukan kita juga.

Yang harus ditanyakan itu kemana Negara? Dalam kasus ini adalah kepolisian dan BNN. Ko si Narkoba selalu bisa lolos di masyarakat? Trus kelalaian mereka (negara) untuk menghentikan peredaran narkoba ini ditimpakan pada masyarakat yang memakai narkoba? Lucu ini kan jadinya.. Hemhhh negara yang aneh.

Wahai negara beserta anda perangkat-perangkatnya. Apabila tidak ada narkoba yang lolos di masyarakat, pasti mereka juga tidak akan memakainya kan?

Jangan limpahkan kelalaian anda pada masyarakat. Dalam kasus ini adalah pemakai, karena sampai kapanpun "Pengguna narkoba adalah Korban", korban dari kelalaian negara.

Dan untuk media, tolonglah membuat berita yang berimbang. Jangan sampai nanti anda kena 'karma' nya, dan menyesal ketika ada dari keluarga anda yang terkena narkoba.

Hemat saya, mau artis, pelajar atau siapapun, ketika mereka memakai narkoba itu adalah kelalaian negara. Dan negara wajib memberikan tempat bagi mereka untuk terlindungi dan dapat melepaskan diri dari ketergantungannya terhadap narkoba.

Bandar yang ditangkap bukan pemakai, jangan salah kaprah!

*maap-maap nih kalo ada bahasa yang ga enak, hanya unek-unek dari saya orang kecil



Twitter: @banirisset
pic: bodrum-hotels.com